Salah satu kunjungan ke peternakan sapi di lembang. Menurut salah seorang peternak sapi perah, harga ongok tetap Rp 9.000/karung. Tingginya harga ongok, amat membebani peternak. Pasalnya tingginya harga pakan ternak tidak disertai kenaikan harga susu. Untuk 8 ekor sapi dapat menggunakan 70 karung ampas tahu didalam 15 hari. ampas tahu yang beberapa besar disuplai dari Cibuntu, dipakai sebagai makanan tambahan tak hanya rumput, tuturnya.
Enjang mengungkap, meskipun harga pakan sapi alami kenaikan, tetapi tidak disertai kenaikan harga susu. sekarang ini harga susu tetap Rp.3.000/liter. Harusnya harga susu juga sesuai dengan harga pakan. namun sebenarnya, setiap saat berlangsung kenaikan harga pakan, tidak dulu diikuti kenaikan harga susu, keluhnya.
Tingginya harga pakan ternak dianggap ketua pengawas koperasi peternak sapi bandung utara (KPSBU) Jawa Barat, Jajang Sumarna, tidak cuma ampas tahu yang harga nya tinggi, pakan konsentrat lalu tetap bertahan di kisaran Rp.1.500/kg. Belum turunnya harga konsentrat tidak dapat dilepaskan dari tetap tingginya harga sembilan bahan baku pembuatannya. seperti dedak harganya meraih Rp.1.700/kg. Pada musim hujan seperti saat ini ini, dedak sukar didapat, jikalau ada harus berkompetisi dengan peternak ayam, ungkap Jajang. Konsentrat adalah makanan pelengkap protein yang diperlukan sapi. tetapi di luar negeri, peternak sapi telah tidak memakai konsentrat sebagai pakan ternak, cukup rumput saja. kpsbu menghasilkan sendiri konsentrat dengan kapasitas produksi 110 ton/hari. sekarang ini stock di gudang meraih 1.000 ton konsentrat yang siap didistribusikan pada bagian koperasi.
Menurut Jajang, tetap dipakainya konsentrat sebagai bahan makanan tambahan oleh peternak sapi di bandung utara, dikarenakan kandungan protein pada rumput gajah amat kecil, cuma lebih kurang 7%. kandungan protein rumput gajah amat kecil, hingga butuh makanan tambahan konsentrat. tidak sama dengan rumput type alpalapo yang mempunyai kandungan protein sampai 27%. budi daya rumput alpalapo di Kabupaten Bandung Barat telah mulai dikembangkan, meskipun tetap didalam skala kecil. pasalnya, rumput alpalapo mesti ditanam pada hamparan tanah yang luas serta terbuka.